SUMBANGAN BAHAN PUSTAKA DARI PROGRAM SAJUBUNYA SEKOLAH RAYA JAKARTA

Kedatangan Tim dari Sekolah Raya Jakarta ke Perpustakaan Anugrah telah menorehkan berbagai kenangan yang tak mungkin dilupakan, oleh masyarakat sekitar Perpustakaan Anugrah Kampung Dwimulyo Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung, Pada hari Kamis pukul 12.00 sampailah Tim Seraya di Perpustakaan Anugrah.

Perpustakaan Anugrah Dwimulyo, adalah satu diantara Perpustakaan Desa yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dan merupak pemenang pertama pada lomba Perpustakaan Desa pada Tahun 2015 ditingkat Provinsi Lampung..

Tim Seraya, yang digawangi oleh Novita Anggraini dengan empat orang temannya yang semuanya seorang perempuan menambah betapa hebatnya perjuangan dalam kiprahnya memajukan Bangsa ini. Peserta yang ikut ke Lampung, rata-rata masih usia sangat muda, dengan pengalaman dan pengetahuan yang segudang mereka mampu menghipnotis masyarakat Kampung Dwimulyo untuk berbenah diri melalui aktualisasi diri dengan program pelatihan keterampilan.

Acara pertama dimulai pukul 08.00 dengan dibuka langsung oleh Bapak Pendi Suharno selaku Kepala Kampung Dwimulyo , dilanjutkan dengan Penyerahan Sumbangan Bahan Pustaka sebanyak 145 Eks.  ke Perpustakaan Anugrah Dwimulyo. Acara berikutnya diisi oleh kegiatan keterampilan, ada tiga keterampilan yang disajikan oleh TIM Seraya, yang pertama adalah Keterampilan membuat Kamera Lubang Jarum, kemudian Keterampilan membuat Bross dari kain flanel, dan yang terakhir membuat kue sus.

Kegiatan ini sangat menggugah pengelola Perpustakaan Anugrah, yang masih perlu akan tambahan pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan pendidikan. Sehingga kegiatan ini diharapkan selalu dikembangkan dan ditindaklanjuti agar dapat berkembang secara baik tidak putus ditengah jalan.

Berbagai keterampilan memang sudah dicanangkan oleh perpustakaan Anugrah Dwimulyo, mulai pembuatan keterampilan oleh remaja yang terdiri berbagai keterampilan berbahan dari kayu. Keterampilan menyablon sederhana. Keterampilan  bertanam sayuran, harapan akhirnya adalah bagaimana terbentuk generasi muda yang dapat mandiri.

Pukul, 16.00 Bidadari-Bidadari dari Seraya, melambaikan tangan dengan semangatnya yang luar biasa, akhirnya kami hanya bisa menunduk haru.....BEGITU CEPAT KEBERSAMAAN INI BERLALU. 

Adakah hari esok yang dapat memberi kami kebersamaan itu


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.